, ,   |  No comments  |  

Akun Twitter Diretas, Jeep DIJUAL ke Cadillac

OHIO - Akun perusahaan multinasional saat ini tengah menjadi incaran hacker. Setelah akun Twitter Burger King menjadi korban hacker, kali ini giliran perusahaan mobil jip, Jeep, yang menjadi korban.

Dilansri dari Mashable, Rabu (20/2/2013), aku resmi Twitter Jepp telah menjadi sasaran  serangan cyber hacker kemarin (19/2). Diduga baik Burger King dan Jeep telah menjadi target serangan hacker yang sama.

Hacker pun menjahili akun Twitter Jeep dengan mencantumkan informasi bahwa perusahaan itu telah dijual ke perusahaan mobil Amerika Serikat (AS), Cadillac. Namun saat ini, melalui pantauan Okezone, akun Twitter Jeep telah kembali normal.

"Hacking: Jelas itu bukan #Jepp. Kami telah kembali,” tulis @Jepp setelah akunnya kembali normal.

Sebelumnya, hacker yang sama juga diyakini telah menjahili akun Twitter Burger King. Sang hacker mengganti nama akun @BurgerKing menjadi McDonalds. Akibatnya, Burger King terpaksa menutup sementara akun Twitter-nya selama satu jam.

Ref : Techno.okezone 20-Feb-3013
, , ,   |  No comments  |  

Sistem Komputer Bank Sentral AS Diretas

Sistem Komputer Bank Sentral AS Diretas

WASHINGTON - Federal Reserve AS, Rabu, mengakui sistem komputernya diakses oleh para peretas (hacker) tetapi mengatakan kejadian tersebut tidak mempengaruhi "operasi penting" bank sentral.

Pengakuan itu terjadi beberapa hari setelah kelompok peretas yang dikenal sebagai "Anonymous" mengklaim telah menempatkan informasi pribadi dari sekitar 4 ribu bankir, konon diperoleh dari Fed.

"Sistem Federal Reserve menyadari informasi itu diperoleh dengan mengeksploitasi kerentanan sementara di situs produk vendor," seorang juru bicara Federal Reserve mengatakan dalam sebuah pernyataan menanggapi sebuah permintaan AFP.

"Kerentanan itu telah diperbaiki, tak lama setelah penemuan dan tidak lagi merupakan masalah. Kejadian ini tidak mempengaruhi operasi penting dari Sistem Federal Reserve."

Pada Senin, sebuah akun Twitter terkait Anonymous yang disebut 'Operation Last Resort', dalam kicauannya mengklaim telah memperoleh dan mengirim "4k banker d0x melalui Fed."

Kelompok ini menyatakan, pihaknya mengambil tindakan tersebut sebagai respon atas peristiwa bunuh diri Aaron Swartz pada bulan lalu, seorang advokat kebebasan internet yang dituntut untukjutaan unduhan ilegal artikel jurnal akademis yang diduga direncanakan akan didistribusikan secara gratis.

"Tragedi ini merupakan dasar bagi reformasi undang-undang kejahatan komputer, dan jaksa yang terlalu bersemangat," akun Twitter menyatakan.

Peristiwa itu terjadi setelah Departemen Energi AS menegaskan pihaknya menjadi target serangan cyber pada Januari, yang mencuri data karyawan dan kontraktor.

Berita itu juga muncul setelah terungkapnya serangan cyber profil tinggi yang menargetkan media berita AS termasuk "The New York Times" dan "The Wall Street Journal" yang dikatakan berasal dari Cina.

Ref : REPUBLIKA.CO.ID 06-Feb-3013
  |  No comments  |  

10 Serangan cyber besar selama tahun 2012

10 Serangan cyber besar selama tahun 2012

Sebuah infografis yang dibuat oleh ThreatMetrix menjelaskan bahwa dalam 2012 ini, terjadi banyak serangan di dunia maya atau cyber attacks yang merepotkan banyak orang. Dari banyaknya serangan tersebut, mereka membuat 10 daftar cyber attacks yang menyerang beberapa situs terkenal selama tahun 2012.


Zappos

Zappos bukanlah nama kelompok peretas atau nama serangan yang terjadi pada pertengahan Januari lalu. Zappos adalah sebuah toko sepatu retail milik Amazon. Toko retail ini berhasil diacak-acak maling dunia maya dan pelaku menggondol sekitar 24 juta nama, email, nomor telefon, alamat dan nomor kartu kredit pelanggannya.


Wells Fargo

Sebuah bank bernama Wells Fargo & Co berhasil diobrak-abrik pencuri dunia maya pertengahan September lalu. Penyerang yang mengaku menamakan kelompoknya dengan sebutan Cyber Fighters of Izz ad-din Al Qassam ini mengatakan bahwa mereka melakukan hal ini dengan tujuan untuk memprotes film anti-Islam yang beredar di YouTube. Mereka juga katakan bahwa jutaan data pelanggan bank berhasil mereka copy.


LinkedIn dan eHarmony

Hanya berselang 2 hari saja, dua situs jejaring sosial rontok. Pada tanggal 7 dan 8 Juni kemarin, LinkedIn dan eHarmony berhasil dibobol oleh peretas. Sekitar 6,46 juta password pengguna LinkedIn dan 1,5 juta password pengguna eHarmony dicuri oleh seorang peretas yang kabarnya adalah anggota sebuah forum di Rusia.


Android

Di awal tahun ini, para peretas menciptakan Instagram palsu untuk pengguna Android. Namun, Instagram tersebut adalah malware yang bertugas untuk menjadikan biaya pengiriman SMS pengguna Android jauh lebih mahal dibanding harga normalnya. Tidak hanya itu saja, serangan ke perangkat Android berlanjut dengan munculnya malware yang dapat menghapus memory card penggunanya. Serangan ini diperkirakan mengenai 198 perangkat Android.


Microsoft Internet Explorer

Dengan memanfaatkan celah di browser besutan Microsoft ini, peretas dapat mengakses data pribadi dan account yang dipunyai oleh seseorang yang menggunakan perangkat yang terinfeksi. Serangan lain juga terjadi pada bulan September lalu. Sekitar 41% pengguna IE di Amerika Utara dan 32% lainnya di seluruh dunia terkena serangan yang kembali memanfaatkan celah di IE dan dapat digunakan oleh para peretas untuk menyebar malware ke perangkat berbasis Windows.


Global Data Inc.

Sekitar 1,5 juga nomor kartu kredit dari Visa dan Master Card di copy oleh peretas setelah mereka berhasil membongkar sistem keamanan di Global Data Inc. Walaupun berhasil mencuri data berupa nomor kartu kredit, namun nama, alamat dan SNS yang tertera di kartu kredit tidak ikut ter-copy.

Yahoo!Voices
Dengan menggunakan injeksi SQL, para peretas berhasil membobol salah satu produk Yahoo! yaitu Yahoo!Voice dan mendapatkan sebanyak 453,492 password penggunanya.


Go Daddy

Pada tanggal 10 September lalu, hacktivist terkenal Anonymous mengklaim bahwa mereka berhasil merontokkan ribuan situs yang salah satu di antaranya adalah Go Daddy. Namun, beberapa saat setelah berita tersebut menyebar luas, pihak Go Daddy menyangkal situs mereka diretas.


U.S Environmental Protection Agency (EPA)

Sekitar 8000 data pegawai, nomor Social Security dan data personal di bank berhasil dicopy setelah peretas melumpuhkan sistem sekuritas U.S Environmental Protection Agency. Dikarenakan serangan ini, pihak EPA membutuhkan sekitar 4 bulan untuk mengatasi masalah tersebut.


Ghostshell

Serangan ini termasuk sadis karena target serangannya adalah universitas bukan toko online atau bank seperti pada umumnya. Serangan Ghostshell ini diperkirakan membuat 120 ribu data dari berbagai universitas bocor. Universitas-universitas tersebut di antaranya adalah Harvard, Johns Hopkins, University of Michigan, Tokyo University, New York University, Princenton dan University of Rome.

Selain 10 serangan di atas, sebenarnya masih banyak serangan lain yang juga tergolong besar seperti salah satunya serangan yang berhasil membuat heboh banyak pengguna internet di dunia. Pada bulan Juli lalu terdapat serangan yang dinamakan DNS Changer Trojan atau juga serangan ke Last.fm.

Baru-baru ini, Karspersky juga menyatakan bahwa cyber global war pada masa mendatang akan lebih ganas lagi. Pernyataan ini mereka sampaikan menyusul maraknya penggunaan virus untuk melumpuhkan dan pengintaian melalui dunia maya seperti yang dikutip Antara (14/10).

Ref : Merdeka.Com 19-Oct-2012
, , ,   |  No comments  |  

Bos Google: Hacker Paling Canggih ada di Cina

Bos Google: Hacker Paling Canggih ada di Cina
California - Pimpinan Eksekutif Google, Eric Schmidt, menyebut peretas Cina sebagai yang paling canggih dan produktif menyasar perusahaan asing. Pernyataan itu dikutip dari bocoran naskah untuk buku terbarunya, The New Digital Age, yang akan diterbitkan April mendatang.

"Perbedaan antara perusahaan Amerika dan Cina dan taktik mereka akan meletakkan baik pemerintah maupun perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat pada kerugian yang berbeda," tulis Schmidt, seperti dikutip Wall Street Journal. Ia berpendapat bahwa kejahatan cyber yang didukung negara untuk keuntungan ekonomi dan politik itu menjadi ancaman global.

Schmidt menulis buku itu bersama Jared Cohen, seorang mantan penasehat pemerintah AS. Buku terbaru itu akan diterbitkan oleh Random House.

Amerika Serikat, katanya, tidak akan mengambil jalan yang sama dalam spionase korporasi digital, karena hukum di negeri itu jauh lebih ketat. "Ini bertentangan dengan aturan tentang fair play," katanya. Hal sebaliknya terjadi di Cina.

Namun, dalam buku ini mereka mengakui bahwa AS juga untuk beberapa kasus melakukan hal yang sama seperti Cina. Keduanya menyoroti peran negara dalam penyebaran virus Stuxnet, yang sengaja dilakukan  pada tahun 2010. Virus ini awalnya dibuat oleh pemerintah AS dan Israel untuk menyerang fasilitas nuklir Iran.

Ref : Tempo.co 02-Feb-2013
,   |  No comments  |  

Twitter Diserang Peretas Canggih

Pekan ini kami mendeteksi pola akses yang tidak biasa. Kami mengidentifikasi akses tidak sah ke data pengguna Twitter. Kami menemukan satu serangan dan akan menutupnya melalui proses lebih lanjut nanti
Jakarta -Twitter menyatakan situsnya diretas (hacked) dan berpotensi mempengaruhi sekitar 250.000 akun penggunanya, pada Jumat 1 Febuari 2013. Twitter pertama kali mendeteksi tanda-tanda awal serangan di awal pekan lalu. Mereka kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan pelanggaran yang lebih besar lagi.

"Pekan ini kami mendeteksi pola akses yang tidak biasa. Kami mengidentifikasi akses tidak sah ke data pengguna Twitter. Kami menemukan satu serangan dan akan menutupnya melalui proses lebih lanjut nanti," kata Bob Lord, Direktur Kemanan Informasi Twitter, seperti dilansir CNN, Sabtu 2 Febuari 2013.

"Namun, penyelidikan kami sejauh ini menunjukkan bahwa para penyerang memiliki akses informasi yang terbatas,” tambahnya. Pengguna yang terkena tidak akan dapat log-in dan akan menerima e-mail yang memberitahukan agar mereka me-reset password.

Dalam pemberitahuan pihak Twitter tidak dirincikan mengenai metode yang digunakan para peretas (hackers), tetapi tidak mengacu pada aplikasi Java baru-baru ini. "Serangan ini bukanlah pekerjaan amatir, dan kami tidak percaya itu adalah insiden dalam lingkup kecil. Para peretas ini sangat canggih. Kami percaya perusahaan dan organisasi lain juga mengalami serangan yang sama baru-baru ini" ujar Lord.

Perusahaan menawarkan tip untuk semua penggunanya, termasuk menggunakan password yang kuat. Password yang kuat terdiri dari campuran angka dan simbol dengan huruf besar dan huruf kecil. Twitter juga menyarankan tidak menggunakan password yang sama untuk beberapa akun, dan tidak mengaktifkan sistem Java.

Ref : Tempo.co 02-Feb-2013
,   |  No comments  |  

Anonymous nyatakan #OpFreeWildan telah selesai

Kurang lebih setelah 2 hari berturut-turut serangan terhadap situs dengan domain go.id, akhirnya para peretas mulai menghentikan serangannya.

Tepatnya hari ini (02/02), Anonymous Indonesia (@anon_indonesia) dan Anon Punishment (@An0nPun1shm3nt), menyerukan agar serangan terhadap situs-situs dengan domain go.id dan situs pemerintah Indonesia lain dihentikan.


Dalam seruannya yang beredar di Internet Anonymous Indonesia menyarankan agar menghentikan serangannya, sedangkan Anon Punishment menuliskan bahwa operasi serangan terhadap beberapa situs di Indonesia telah selesai.

Memang, belum diketahui apakah nantinya dengan seruan ini, semua serangan akan total berhenti ataukah masih ada 'garis keras' yang akan tetap melancarkan agresinya.

Ref : Merdeka.Com 02-Feb-2013
,   |  No comments  |  

Petisi untuk hacker pembobol situs Presiden SBY

Dunia IT di indonesia sekarang ini sedang panas karena kasus penangkapan seorang lamers muda bernama Wildan Yani S Hari (22) karena telah men-deface situs Presidensby.info beberapa hari lalu

Terkait kasus Wildan dan serangan atas situs-situs pemerintah yang terjadi beberapa saat lalu, ada juga pihak yang membuat satu petisi keadilan untuk Wildan.

Dunia IT di indonesia sekarang ini sedang panas karena kasus penangkapan seorang lamers muda bernama Wildan Yani S Hari (22) karena telah men-deface situs Presidensby.info beberapa hari lalu.

Karena penangkapan tersebut serta informasi simpang siur yang mengatakan bahwa Wildan akan mendekam di penjara selama 12 tahun atau lainnya, menjadikan kubu Anonymous Indonesia, Anonymous dan banyak hacker lainnya berang.

Aksi protes atas kasus Wildan ini dilakukan dengan cara pelancaran serangan terhadap banyak situs pemerintah. Tidak hanya serangan saja, ada satu gerakan berupa petisi keadilan untuk Wildan.

Dalam petisi ini sang pembuat dengan nick name BixBux menginginkan dukungan semua pihak agar dapat bersama memohon untuk pembebasan Wildan. Ada satu hal yang menarik yang dapat direnungkan dalam tulisan di petisi tersebut.

"Wildan adalah seorang penjaga warnet di Jember, lulusan SMK. Karena keisengannya dia berhasil nge-hack website www.presidenSBY.info. Dari hasilnya, terlihat jelas Wildan bukan hacker professional. Sekarang Wildan dituntut 12 Tahun penjara untuk apa yang sudah dia kerjakan. Pantaskah itu? Bandingkan dengan Angelina Sondakh yang korupsi uang rakyat hanya dihukum 4,5 tahun penjara, atau Rasyid Rajasa, yang menewaskan orang lain, sampai sekarang belum juga ditangkap. ADILKAH ITU? Pakai hashtag : #OpFreeWildan untuk menyampaikan suaramu!"

Apabila Anda menganggap kasus Wildan ini berat sebelah dan ingin menyalurkan dukungannya, Anda dapat mengakses petisi tersebut di situs Change.org.

Ref : Merdeka.Com 31-Jan-2013
, ,   |  No comments  |  

Anonymous lancarkan serangan ke situs pemerintah Indonesia


Kasus Wildan, seorang tamatan STM yang berhasil mengubah tampilan situs Presidensby.info berujung protes dari banyak pakar IT Indonesia.

Beberapa hari lalu, halaman depan situs Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berganti. Pergantian tampilan tersebut ternyata disebabkan oleh seorang lamers muda yang berhasil mengetahui hole website dan mengganti tampilannya dengan tampilan kelompoknya.

Sang defacer yang diketahui bernama Wildan ini langsung dicokok pihak kepolisian dan diinterogasi. Dari hasil interogasinya, ternyata Wildan melakukan aksi tersebut hanya berlandaskan iseng belaka dan tidak ada muatan apapun.


Namun dikarenakan pemberitaan di media terlalu heboh, banyak orang khususnya beberapa 'orang pinter' di dunia IT yang terpancing. Salah satunya adalah hacktivist Anonymous 'cabang' Indonesia.

Karena di dalam twitnya tersebut, pihak Anon Indonesia menggunakan hashtag #OpFreeWildan serta #Anonymous, maka secara cepat twit tersebut beredar dan diikuti banyak pihak. Bahkan Anonymous 'cabang dunia' juga merespon hal ini.

Respon yang disertai dengan serangan tersebut mengakibatkan beberapa situs pemerintah berhasil rontok, seperti Bandung.Imigrasi.go.id, Indonesia.go.id dan Polri.go.id.

Sampai saat ini, hanya Bandung.Imigrasi.go.id saja yang masih belum pulih, sedangkan Indonesia.go.id dan Polri.go.id telah normal kembali. Dalam twit lanjutannya, pihak Anon segera membidik target utama Presidenri.go.id dan Presidensby.info.

Namun, saat ini pihak Anon Indonesia mengatakan untuk menghentikan serangan dulu dan akan memantau proses hukum atas kasus Wildan.

Ref : Merdeka.Com 31-Jan-2013
, ,   |  No comments  |  

Hacker berhasil curi data di FBI, NASA, Interpol dan Pentagon

Hacker berhasil curi data di FBI, NASA, Interpol dan Pentagon

Dikarenakan munculnya wacana untuk lebih memperketat lalu lintas internet, sebuah kelompok peretas berhasil melakukan protes dengan membobol sekuritas beberapa badan penting Amerika Serikat.

Seperti yang dilansir TG Daily (11/12), sebuah kelompok peretas yang mengatasnamakan dirinya Team GhostShell yang selama ini masih memiliki hubungan dengan hacktivist Anonymous mengatakan bahwa mereka berhasil mendapatkan sekitar 1,6 juta account milik anggota pemerintahan, militer dan pebisnis.

Team tersebut mengatakan bahwa mereka mendapatkan account itu menggunakan apa yang disebut Project White Fox. Mereka juga menjelaskan bahwa serangannya tersebut berhasil membuat lumpuh FBI, Pentagon, Federal Researve, Interpol, NASA, ESA dan
banyak lagi.

Mereka melakukan tindakan ini karena tidak setuju akan rencana International Telecommunication Union (ITU) yang ingin menjadikan internet sebagai tempat yang tidak lagi bebas berekspresi. Dalam pernyataannya, Team GhostShell telah mempublikasikan secara online account yang berisi data pribadi tersebut ke internet.

"Kami mengirimkan email ke banyak organisasi, badan pemerintah dan perusahaan. Setelah mereka membuka email tersebut, secara otomatis 'racun' yang ada di dalamnya menyebar secara cepat. Itu adalah kado Natal dari kami," ungkap salah seorang anggota GhostShell. Sampai sekarang belum ada konfirmasi terkait masalah pembobolan tersebut.

Ref : Merdeka.Com 12-Des-2012
, ,   |  No comments  |  

Twitter berikan shock therapy untuk hacktivist Anonymous

Twitter berikan shock therapy untuk hacktivist Anonymous
Rabu (19/12) kemarin Twitter melakukan sebuah langkah yang bisa dibilang berbahaya. Jejaring sosial micro blogging ini menutup sementara sebuah akun terkenal milik hacktivist bernama Anonymous.

Seperti dilansir NBC News (19/12), akun bernama @YourAnonNews dengan pengikut sebanyak 750 ribu followers ini ditutup. Alasan penutupannya adalah karena akun ini menyebarkan informasi pribadi salah seorang pengguna.

Tidak dijelaskan apa isi informasi pribadi yang disebarkan oleh Anonymous. tetapi dari email yang mereka sebarkan, diketahui bahwa data pribadi yang disebarkan adalah milik @DearShirley.

Melalui akun lain Anonymous mencoba menjelaskan apa yang terjadi pada akun mereka. Dalam salah satu tweetnya bahkan disebutkan "Free speech is dead" yang berarti kebebasan berbicara telah mati akibat aksi Twitter ini.
Twitter berikan shock therapy untuk hacktivist Anonymous 1
Setelah melakukan klarifikasi, akhirnya beberapa saat kemudian akun @YourAnonNews kembali aktif.

Melalui akun lain Anonymous menjelaskan bahwa mereka tidak akan menyerang Twitter atas aksinya tersebut. Bahkan Anonymous berjanji tidak akan pernah menyerang Twitter yang selama ini menjadi alat komunikasinya.

Hal ini tentu bertolak belakang dengan apa yang akan dialami Instagram. Ketika melakukan kesalahan dengan berupaya menjual foto penggunanya, Anonymous sempat mengancam lewat twit-nya.

Ref : Merdeka.Com 21-Des-2012
Advertisement