Showing posts with label Cyber Attack. Show all posts
Showing posts with label Cyber Attack. Show all posts
, , ,   |  No comments  |  

CHINA UNCENSORED- Hacker Militer China Menyerang Amerika

Selamat datang di China Uncensored, saya pemandu anda Chris Chappell. Militer China mengincar perusahaan Amerika, serta instansi pemerintah negara bagian dan federal, dan organisasi pemerintah internasional di luar negeri. Ini menurut perusahaan keamanan Mandiant.

Mereka adalah orang-orang yang dipekerjakan oleh New York Times setelah mereka sadar tengah diserang dari dalam China. Sebelum direkrut oleh Times, mereka telah melacak sebuah kelompok hacker yang diperkirakan beroperasi di pinggiran Shanghai, di suatu tempat di sekitar gedung ini. Ini adalah markas unit militer China dari Biro ke-2 Pasukan Pembebasan Rakyat Departemen Staf Umum Departemen ke-3, kode unit 61398. (208 Datong Road, Shanghai)

Kedengarannya penjahatnya seperti sudah tertangkap kan? Tidak secepat itu! Ada lubang kecil dalam logika mereka. Militer China tidak terlibat hacking. Lihat saja video ini dari CCTV milik pemerintah.

CHINA UNCENSORED- Hacker Militer China Menyerang Amerika
Militer China tidak pernah mendukung berbagai kegiatan hacking.

Bagaimana mungkin wanita secantik itu berbohong? Oh Chai Lu, suatu saat saya akan memilikimu.

Jadi kasus ditutup. Militer China tidak terlibat penyerangan internet. Jika anda butuh bukti lebih, Geng Yansheng, juru bicara Departemen Pertahanan Nasional China berkata, tidak ada bukti hukum di balik laporan yang menyimpulkan secara subjektif, bahwa pengumpulan harian informasi online adalah spionase internet.

Jadi anda lihat, Unit 61398, mereka tidak memata-matai. Mereka hanya mengumpulkan informasi dari server keamanan yang pemiliknya tidak mau keluar. Saya yakin permintaan maafnya ada lewat surat.

Mandiant telah melacak kelompok hackers ini sejak 2006. Pada saat itu, mereka telah menyerang 141 perusahaan, 115 diantaranya berada di Amerika Serikat. Target mereka biasanya adalah teknologi informasi, kedirgantaraan, administrasi publik, satelit dan telekomunikasi, riset penelitian dan konsultasi.

Ternyata kelompok telah dimulai sekitar tahun 2004. Salah satu situs favorit saya, China Digital Times, menemukan iklan yang berasal dari masa itu. Ini adalah iklan perekrutan dari Jurusan Ilmu Teknologi Komputer, Universitas Zhejiang. Dengan imbalan beasiswa 5000 yuan setahun, atau sekitar 800 dolar, dan sebuah pekerjaan setelah lulus di Pasukan Pembebasan Rakyat Unit 61398, bagi setiap mahasiswa ilmu komputer.

Tampaknya ini juga merupakan orang yang sama yang menyerang Facebook dan Apple baru-baru ini. Saya yakin anda berkata Apple ada cacingnya. Terima kasih kembali.

Jadi belakangan ini para hacker Militer China mendapat banyak perhatian, tapi mereka telah aktif selama beberapa tahun. New York Times diserang selama tiga bulan? NTD telah melawan penyerangan internet China selama satu dekade. Anda lihat, rezim China sedikit membenci kami. Khususnya karena rakyat di daratan China sangat menyukai kami karena kami adalah sumber berita China yang tidak berupa propaganda dan kebohongan. Mereka menyerang email, sinyal satelit, situs kami, semua itu untuk menghalangi rakyat China mendengar kebenaran sesungguhnya. Hanya saja, pemerintah AS dan media lain tidak peduli sampai kejadian tersebut menimpa mereka. Tentu, jika mereka peduli dari beberapa tahun sebelumnya, para hacker militer China tidak akan seberani saat ini.

Jadi apa pendapat anda tentang semua ini? Email ke saya, di China Uncensored@ gmail.com, tolong jangan hack saya, atau berikan komentar, dan seperti biasa, dan pastikan berlangganan episode terbaru China Uncensored. Sekali lagi, saya Chris Chappell, sampai jumpa lagi.

Ini link Videonya CHINA UNCENSORED- Hacker Militer China Menyerang Amerika.


Sumber : Youtube NTDIndonesian
,   |  No comments  |  

Sistem NASA dibobol hacker

Sistem NASA dibobol hacker

Sekelompok peretas (hacker) membobol sistem komputer Lembaga Aeronatika dan Angkasa Nasional Amerika Serikat (NASA). Tindakan itu membahayakan keamanan nasional Amerika karena terdapat banyak informasi rahasia proyek-proyek luar angkasa negara Adi Daya itu.

Kabar itu disampaikan juru bicara NASA Paul K Martin, seperti dilansir BBC, Sabtu (3/3), di kantor pusat NASA, di Kota Florida, Amerika Serikat. Menurut Martin, peretas bahkan sempat menguasai sepenuhnya jaringan dan bank data milik lembaga bergengsi Amerika itu.

Dia menambahkan sepanjang tahun lalu, sistem NASA telah dibobol lebih dari 13 kali. "Salah satu alamat peretas diketahui dari Cina," kata Martin. Cina merupakan salah satu negara yang kini berupaya menyaingi Amerika dalam hal teknologi kedirgantaraan.

Data penting yang berhasil dicuri peretas salah satunya adalah algoritma untuk mengoperasikan stasiun luar angkasa internasional.

Menurut perkiraan NASA, tindakan peretas masih berorientasi profit. Namun, tidak menutup kemungkinan mereka juga berencana membayakan kemananan nasional Amerika.

NASA merupakan salah satu lembaga negara itu yang memiliki fasilitas teknologi paling canggih di dunia. Salah satu yang paling penting bagi Amerika adalah teknologi satelit pengintai yang berbahaya bila sistem kendalinya bocor ke tangan musuh-musuh Internasional negeri Paman Sam itu.

Sumber : Merdeka.com 03-Maret-2013
,   |  No comments  |  

Diserang Hacker, Evernote Minta Pengguna ROMBAK Password

Diserang Hacker, Evernote Minta Pengguna ROMBAK Password

CALIFORNIA - Hacker kembali menyerang layanan populer. Terkini, hacker diketahui telah menyerang aplikasi "catatan" populer, Evernote.

Dilansir dari Apple Insider, Senin (4/2/2013), terkait adanya aktivitas mencurigakan pada jaringannya yang diduga merupakan upaya peretasan, Evernote langsung mengambil tindakan keamanan dengan menerapkan reset password untuk penggunanya.

Dalam sebuah posting di blog, tim Operation & Security Evernote mengungkapkan pihaknya melihat ada aktivitas yang berusaha mengakses fitur keamanan layanan tersebut. Namun, upaya penyelidikan menunjukkan tidak ada tanda konten pengguna yang telah diakses, diubah, atau hilang akibat perbuatan hacker tersebut. Pihak Evernote pun menjamin tida ada informasi pembayaran konsumen yang telah diakses.

Untuk menjamin keamanan pengguna, Evernote kini mengharuskan pengguna membuat password baru dengan mengakses akun mereka di evernote.com. Setelah me-reset akun, pengguna harus log-in menggunakan password tersebut pada setiap aplikasi Evernote yang mereka gunakan.

Evernote merupakan perangkat lunak atau layanan yang memungkinkan pengguna menyimpan catatan atau artikel. Konten yang disimpan terdiri dari beberapa format, antara lain teks, halaman web, foto, dan catatan suara.

Ref : Techno.okezone 04-Mar-3013
, , ,   |  No comments  |  

Tanggapi Isu Keamanan, Apple Dinilai Santai

Ilustrasi: Tanggapi Isu Keamanan, Apple Dinilai Santai

CALIFORNIA - Setelah menginformasikan sejumlah komputer karyawan Apple berhasil dibobol peretas (hacker). Kini perusahaan asal Cupertino itu telah mengeluarkan pembaharuan keamanan untuk pengguna komputer Mac.

Penambalan ini memperbaiki masalah di Java, sebuah bahasa pemrograman populer yang memiliki lubang keamanan sehingga memungkinkan kode berbahaya masuk.

Apple merupakan salah satu perusahaan yang menjadi target dari serangan hacker yang memanfaatkan kelemahan Java. Selain itu, Facebook dan Twitter juga mengofirmasi bahwa pihaknya telah dikerjai hacker.

"Kami mengidentifikasi bahwa sebagian kecil dari perangkat Apple terinfeksi dan saat ini telah terisolasi jaringan kami," jelas perusahaan melalui keterangannya.

Produsen iPhone menyikapi masalah itu dengan merilis patch keamanan dan pengguna akan diberikan informasi secara otomatis terkait pembaharuan itu.

Meski begitu, ahli kemanan dari perusahaan Sophos, Graham Cluley menilai, Apple terbilang lelet dalam menyelesaikan masalah ini. Ia mengatakan pengembang Java, Orcale awal bulan lalu langsung merilis patch perbaikan pasca menemukan isu kerentanan yang dapat dimanfaatkan oleh hacker. Demikian dilansir dari BBC, Kamis (21/2/2013).

"Apakah permasalahan ini sama yang menerjang Apple belum diketahui pasti," kata Cluley.

Lebih lanjut ia mengatakan, cara yang dilakukan Apple tidak terlihat cepat, bahkan sejarah menyatakan Apple sedikit 'santai' dalam menerbitkan patch keamanan.

Patch sendiri memungkinkan pengguna untuk memperbaharui versi paling baru dari Java. Selain itu langkah-langkah lain juga disediakan perusahaan, termasuk menonaktifkan Java bila pengguna Mac tidak menggunakannya selama 35 hari

Ref : Techno.okezone 21-Feb-3013
, , , ,   |  No comments  |  

Apple: Program Jahat FACEBOOK Gentayangan di Komputer Kami

 Apple: Program Jahat FACEBOOK Gentayangan di Komputer Kami
CALIFORNIA - Setelah peretas (hacker) berhasil mengerjai Facebook beberapa waktu lalu, kini Apple mengungkapkan bahwa pihaknya telah dikerjai oleh hacker yang menyerang situs jejaring sosial itu.

Perusahaan teknologi asal Cupertino itu mengumumkan sejumlah komputer perusahaan terkena dampak dari serangan itu. Dalam laporannya, tak terdapat data-data perusahaan yang berhasil dicuri. Demikian dilansir dari Digital Spy, Rabu (20/2/2013).

Facebook mengumumkan pekan lalu bahwa program jahat (malware) secara otomatis terpasang di laptop milik sejumlah karyawan mereka. Baik Apple dan Facebook telah mengonfirmasi bahwa diserang oleh hacker. Pihaknya juga telah menguhubungi pihak berwenang untuk melacak keberadaannya.

"Appe telah mengidentifikasi malware yang menginfeksi sejumlah sistem Mac melalui kerentanan pada plug-in Java di peramban. Malware menyebar melalui situs web untuk pengembang perangkat lunak," kata produsen iPhone itu.

Lebih lanjut Apple menjelaskan, hanya sebagian kecil dari komputer perusahaan yang terinfeksi dan saat ini komputer itu telah diisolasi dari jaringan. "Tidak ada bukti terdapat data yang dicuri. Kami bekerja sama dengan penegak hukum untuk menemukan sumber dari malware," terang Apple

Ref : Techno.okezone 20-Feb-3013
, ,   |  No comments  |  

Akun Twitter Diretas, Jeep DIJUAL ke Cadillac

OHIO - Akun perusahaan multinasional saat ini tengah menjadi incaran hacker. Setelah akun Twitter Burger King menjadi korban hacker, kali ini giliran perusahaan mobil jip, Jeep, yang menjadi korban.

Dilansri dari Mashable, Rabu (20/2/2013), aku resmi Twitter Jepp telah menjadi sasaran  serangan cyber hacker kemarin (19/2). Diduga baik Burger King dan Jeep telah menjadi target serangan hacker yang sama.

Hacker pun menjahili akun Twitter Jeep dengan mencantumkan informasi bahwa perusahaan itu telah dijual ke perusahaan mobil Amerika Serikat (AS), Cadillac. Namun saat ini, melalui pantauan Okezone, akun Twitter Jeep telah kembali normal.

"Hacking: Jelas itu bukan #Jepp. Kami telah kembali,” tulis @Jepp setelah akunnya kembali normal.

Sebelumnya, hacker yang sama juga diyakini telah menjahili akun Twitter Burger King. Sang hacker mengganti nama akun @BurgerKing menjadi McDonalds. Akibatnya, Burger King terpaksa menutup sementara akun Twitter-nya selama satu jam.

Ref : Techno.okezone 20-Feb-3013
, , ,   |  No comments  |  

Sistem Komputer Bank Sentral AS Diretas

Sistem Komputer Bank Sentral AS Diretas

WASHINGTON - Federal Reserve AS, Rabu, mengakui sistem komputernya diakses oleh para peretas (hacker) tetapi mengatakan kejadian tersebut tidak mempengaruhi "operasi penting" bank sentral.

Pengakuan itu terjadi beberapa hari setelah kelompok peretas yang dikenal sebagai "Anonymous" mengklaim telah menempatkan informasi pribadi dari sekitar 4 ribu bankir, konon diperoleh dari Fed.

"Sistem Federal Reserve menyadari informasi itu diperoleh dengan mengeksploitasi kerentanan sementara di situs produk vendor," seorang juru bicara Federal Reserve mengatakan dalam sebuah pernyataan menanggapi sebuah permintaan AFP.

"Kerentanan itu telah diperbaiki, tak lama setelah penemuan dan tidak lagi merupakan masalah. Kejadian ini tidak mempengaruhi operasi penting dari Sistem Federal Reserve."

Pada Senin, sebuah akun Twitter terkait Anonymous yang disebut 'Operation Last Resort', dalam kicauannya mengklaim telah memperoleh dan mengirim "4k banker d0x melalui Fed."

Kelompok ini menyatakan, pihaknya mengambil tindakan tersebut sebagai respon atas peristiwa bunuh diri Aaron Swartz pada bulan lalu, seorang advokat kebebasan internet yang dituntut untukjutaan unduhan ilegal artikel jurnal akademis yang diduga direncanakan akan didistribusikan secara gratis.

"Tragedi ini merupakan dasar bagi reformasi undang-undang kejahatan komputer, dan jaksa yang terlalu bersemangat," akun Twitter menyatakan.

Peristiwa itu terjadi setelah Departemen Energi AS menegaskan pihaknya menjadi target serangan cyber pada Januari, yang mencuri data karyawan dan kontraktor.

Berita itu juga muncul setelah terungkapnya serangan cyber profil tinggi yang menargetkan media berita AS termasuk "The New York Times" dan "The Wall Street Journal" yang dikatakan berasal dari Cina.

Ref : REPUBLIKA.CO.ID 06-Feb-3013
  |  No comments  |  

10 Serangan cyber besar selama tahun 2012

10 Serangan cyber besar selama tahun 2012

Sebuah infografis yang dibuat oleh ThreatMetrix menjelaskan bahwa dalam 2012 ini, terjadi banyak serangan di dunia maya atau cyber attacks yang merepotkan banyak orang. Dari banyaknya serangan tersebut, mereka membuat 10 daftar cyber attacks yang menyerang beberapa situs terkenal selama tahun 2012.


Zappos

Zappos bukanlah nama kelompok peretas atau nama serangan yang terjadi pada pertengahan Januari lalu. Zappos adalah sebuah toko sepatu retail milik Amazon. Toko retail ini berhasil diacak-acak maling dunia maya dan pelaku menggondol sekitar 24 juta nama, email, nomor telefon, alamat dan nomor kartu kredit pelanggannya.


Wells Fargo

Sebuah bank bernama Wells Fargo & Co berhasil diobrak-abrik pencuri dunia maya pertengahan September lalu. Penyerang yang mengaku menamakan kelompoknya dengan sebutan Cyber Fighters of Izz ad-din Al Qassam ini mengatakan bahwa mereka melakukan hal ini dengan tujuan untuk memprotes film anti-Islam yang beredar di YouTube. Mereka juga katakan bahwa jutaan data pelanggan bank berhasil mereka copy.


LinkedIn dan eHarmony

Hanya berselang 2 hari saja, dua situs jejaring sosial rontok. Pada tanggal 7 dan 8 Juni kemarin, LinkedIn dan eHarmony berhasil dibobol oleh peretas. Sekitar 6,46 juta password pengguna LinkedIn dan 1,5 juta password pengguna eHarmony dicuri oleh seorang peretas yang kabarnya adalah anggota sebuah forum di Rusia.


Android

Di awal tahun ini, para peretas menciptakan Instagram palsu untuk pengguna Android. Namun, Instagram tersebut adalah malware yang bertugas untuk menjadikan biaya pengiriman SMS pengguna Android jauh lebih mahal dibanding harga normalnya. Tidak hanya itu saja, serangan ke perangkat Android berlanjut dengan munculnya malware yang dapat menghapus memory card penggunanya. Serangan ini diperkirakan mengenai 198 perangkat Android.


Microsoft Internet Explorer

Dengan memanfaatkan celah di browser besutan Microsoft ini, peretas dapat mengakses data pribadi dan account yang dipunyai oleh seseorang yang menggunakan perangkat yang terinfeksi. Serangan lain juga terjadi pada bulan September lalu. Sekitar 41% pengguna IE di Amerika Utara dan 32% lainnya di seluruh dunia terkena serangan yang kembali memanfaatkan celah di IE dan dapat digunakan oleh para peretas untuk menyebar malware ke perangkat berbasis Windows.


Global Data Inc.

Sekitar 1,5 juga nomor kartu kredit dari Visa dan Master Card di copy oleh peretas setelah mereka berhasil membongkar sistem keamanan di Global Data Inc. Walaupun berhasil mencuri data berupa nomor kartu kredit, namun nama, alamat dan SNS yang tertera di kartu kredit tidak ikut ter-copy.

Yahoo!Voices
Dengan menggunakan injeksi SQL, para peretas berhasil membobol salah satu produk Yahoo! yaitu Yahoo!Voice dan mendapatkan sebanyak 453,492 password penggunanya.


Go Daddy

Pada tanggal 10 September lalu, hacktivist terkenal Anonymous mengklaim bahwa mereka berhasil merontokkan ribuan situs yang salah satu di antaranya adalah Go Daddy. Namun, beberapa saat setelah berita tersebut menyebar luas, pihak Go Daddy menyangkal situs mereka diretas.


U.S Environmental Protection Agency (EPA)

Sekitar 8000 data pegawai, nomor Social Security dan data personal di bank berhasil dicopy setelah peretas melumpuhkan sistem sekuritas U.S Environmental Protection Agency. Dikarenakan serangan ini, pihak EPA membutuhkan sekitar 4 bulan untuk mengatasi masalah tersebut.


Ghostshell

Serangan ini termasuk sadis karena target serangannya adalah universitas bukan toko online atau bank seperti pada umumnya. Serangan Ghostshell ini diperkirakan membuat 120 ribu data dari berbagai universitas bocor. Universitas-universitas tersebut di antaranya adalah Harvard, Johns Hopkins, University of Michigan, Tokyo University, New York University, Princenton dan University of Rome.

Selain 10 serangan di atas, sebenarnya masih banyak serangan lain yang juga tergolong besar seperti salah satunya serangan yang berhasil membuat heboh banyak pengguna internet di dunia. Pada bulan Juli lalu terdapat serangan yang dinamakan DNS Changer Trojan atau juga serangan ke Last.fm.

Baru-baru ini, Karspersky juga menyatakan bahwa cyber global war pada masa mendatang akan lebih ganas lagi. Pernyataan ini mereka sampaikan menyusul maraknya penggunaan virus untuk melumpuhkan dan pengintaian melalui dunia maya seperti yang dikutip Antara (14/10).

Ref : Merdeka.Com 19-Oct-2012
,   |  No comments  |  

Twitter Diserang Peretas Canggih

Pekan ini kami mendeteksi pola akses yang tidak biasa. Kami mengidentifikasi akses tidak sah ke data pengguna Twitter. Kami menemukan satu serangan dan akan menutupnya melalui proses lebih lanjut nanti
Jakarta -Twitter menyatakan situsnya diretas (hacked) dan berpotensi mempengaruhi sekitar 250.000 akun penggunanya, pada Jumat 1 Febuari 2013. Twitter pertama kali mendeteksi tanda-tanda awal serangan di awal pekan lalu. Mereka kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan pelanggaran yang lebih besar lagi.

"Pekan ini kami mendeteksi pola akses yang tidak biasa. Kami mengidentifikasi akses tidak sah ke data pengguna Twitter. Kami menemukan satu serangan dan akan menutupnya melalui proses lebih lanjut nanti," kata Bob Lord, Direktur Kemanan Informasi Twitter, seperti dilansir CNN, Sabtu 2 Febuari 2013.

"Namun, penyelidikan kami sejauh ini menunjukkan bahwa para penyerang memiliki akses informasi yang terbatas,” tambahnya. Pengguna yang terkena tidak akan dapat log-in dan akan menerima e-mail yang memberitahukan agar mereka me-reset password.

Dalam pemberitahuan pihak Twitter tidak dirincikan mengenai metode yang digunakan para peretas (hackers), tetapi tidak mengacu pada aplikasi Java baru-baru ini. "Serangan ini bukanlah pekerjaan amatir, dan kami tidak percaya itu adalah insiden dalam lingkup kecil. Para peretas ini sangat canggih. Kami percaya perusahaan dan organisasi lain juga mengalami serangan yang sama baru-baru ini" ujar Lord.

Perusahaan menawarkan tip untuk semua penggunanya, termasuk menggunakan password yang kuat. Password yang kuat terdiri dari campuran angka dan simbol dengan huruf besar dan huruf kecil. Twitter juga menyarankan tidak menggunakan password yang sama untuk beberapa akun, dan tidak mengaktifkan sistem Java.

Ref : Tempo.co 02-Feb-2013
,   |  No comments  |  

Anonymous nyatakan #OpFreeWildan telah selesai

Kurang lebih setelah 2 hari berturut-turut serangan terhadap situs dengan domain go.id, akhirnya para peretas mulai menghentikan serangannya.

Tepatnya hari ini (02/02), Anonymous Indonesia (@anon_indonesia) dan Anon Punishment (@An0nPun1shm3nt), menyerukan agar serangan terhadap situs-situs dengan domain go.id dan situs pemerintah Indonesia lain dihentikan.


Dalam seruannya yang beredar di Internet Anonymous Indonesia menyarankan agar menghentikan serangannya, sedangkan Anon Punishment menuliskan bahwa operasi serangan terhadap beberapa situs di Indonesia telah selesai.

Memang, belum diketahui apakah nantinya dengan seruan ini, semua serangan akan total berhenti ataukah masih ada 'garis keras' yang akan tetap melancarkan agresinya.

Ref : Merdeka.Com 02-Feb-2013
,   |  No comments  |  

Anonymous serang website MIT untuk hormati Swartz

Setelah tersiarnya kabar kematian Aaron Swartz, seluruh aktivis dunia maya mulai mengungkapkan belasungkawanya. Kali ini, Hacktivist Anonymous juga ikut mengucapkan belasungkawa dengan meretas situs MIT.

Seperti yang dilansir oleh Venture Beat (13/1), Aksi yang dilakukan oleh Anonymous ini ditunjukkan dengan menyerang website milik Massachusetts Institute of Technology, sebuah perguruan tinggi yang kerap melahirkan ahli-ahli teknologi tingkat dunia. Serangan ini dilakukan dengan merubah tampilan website tersebut menjadi sebuah halaman berlatar belakang hitam dengan tulisan berwarna merah menyala.

Dalam halaman tersebut, Anonymous menyampaikan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepada Swartz merupakan penghancuran terhadap keadilan. Selama ini, Anonymous beranggapan bahwa Aaron Swartz justru telah berjasa dalam menyebarkan jurnal-jurnal ilmiah yang seharusnya berbayar secara gratis.

Atas kejadian ini, Anonymous juga meminta adanya reformasi terhadap undang-undang kejahatan komputer, penyalahgunaan hak cipta dan hak kekayaan intelektual demi terciptanya dunia maya yang bebas dan tak terkekang.

Tidak dijelaskan kenapa Anonymous memilih website MIT sebagai sarana untuk mencurahkan rasa belasungkawa mereka. Bisa jadi hal ini disebabkan karena kasus pidana yang dijatuhkan kepada Swartz akibat menyebarkan jurnal ilmiah MIT secara bebas.

Ref : Merdeka.Com 14-Jan-2013
,   |  No comments  |  

Perang fisik mereda, perang dunia maya tetap berlanjut

Perang fisik mereda, perang dunia maya tetap berlanjut
Walaupun antara pihak Palestina (Hamas) dan Israel telah sepakat untuk tidak saling meluncurkan roket dan peluru, namun di dunia maya, peperangan antar keduanya masih terus berlanjut.

Menurut CloudFlare, sebuah perusahaan yang menyediakan jasa untuk memproteksi serangan DDoS mengatakan bahwa volume serangan terus berlanjut dan semakin besar dari satu minggu setelah kesepakatan damai tersebut diberlakukan.

Walaupun dapat memeriksa dan membuat grafiknya, CloudFlare tidak mengetahui siapa saja yang saling meluncurkan serangan tersebut. CloudFlare CEO Matthew Prince menjelaskan bahwa serangan tersebut terus berlanjut setelah beberapa waktu lalu sejumlah pelajar Israel berhasil membuat program untuk mengacak-acak situs-situs yang pro HamaS.

Wired (28/11) melansir bahwa pihak CloudFlare tidak berani menuduh siapa dalang di balik serangan-serangan tersebut walaupun beberapa waktu lalu Anynomous mengeluarkan pernyataan untuk tetap menyerang situs-situs Israel.

Serangan-serangan yang ditujukan ke situs-situs Israel tersebut lumayan kuat. Mayoritas jarak jangkauannya 10 Gbps dan menargetkan program web berbasis Apache. Serangan ini dikenal juga dengan nama Layer 7 yang akan membanjiri trafik server sebuah situs dan menjadikan situs tersebut down.

Kabar lain menyebutkan bahwa Anynomous adalah salah satu pihak yang sampai sekarang terus melancarkan serangan karena website mereka juga sempat rontok oleh serangan dari pihak lain beberapa waktu lalu.

Ref : Merdeka.Com 29-Nov-2012
, ,   |  No comments  |  

Israel: Hacker yang serang kita itu sama dengan teroris


Sejak awal deklarasi perang dikumandangkan oleh Anonymous, sampai saat ini banyak situs Israel yang rontok. Dalam hal ini, pihak Israel memasukkan Anonymous dalam kategori teroris dunia maya.

Sejak Operation Pillar of Defense dimulai, Times of Israel (19/11) mencatat bahwa sekitar 44 juta serangan diluncurkan para peretas dari seluruh dunia khususnya oleh hacktivist Anonymous ke Israel.

Dari banyaknya serangan yang diluncurkan, beberapa situs penting seperti, website pemerintah, militer dan yang berhubungan dengan layanan publik lumpuh. Dikarenakan serangan tersebut, Inspektur Jenderal kepolisian Israel Yohanan Danino mendeklarasikan pembentukan satu tim khusus untuk menangani permasalahan itu.

Tim yang berisikan 60 orang pakar IT tersebut akan didanai langsung oleh pemerintah. Danino mengatakan bahwa aktivitas serangan dunia maya yang diterima Israel ini dapat dikatakan sebagai serangan cyber terbesar dalam sejarah. Bahkan dia juga mengategorikan Anonymous dan peretas-peretas yang menyerang Israel ini sebagai teroris dunia maya.

Setelah tim pengaman tersebut terbentuk, pihak Israel mengatakan bahwa mereka telah berhasil mengatasi serangan-serangan yang masuk. "Kita memang menemukan lawan yang benar-benar tangguh, namun serangan mereka berhasil kita gagalkan," ungkap Carmela Avner, Israel Chief of Information Officer.

Sampai sekarang dukungan untuk membantu Anonymous berperang melawan Israel terus bertambah. Tercatat banyak hacker dari Tunisia, Maroko, Pakistan, Turki, Indonesia dan negara lainnya ikut melancarkan serangan ke Israel.

Ref : Merdeka.Com 22-Nov-2012
,   |  No comments  |  

Israel: Serangan Anonymous tak berarti

Setelah mendeklarasikan 'perang' melawan Israel, Anonymous menyebutkan bahwa sampai sekarang sedikitnya 659 situs Israel rontok termasuk bobolnya sekuritas online sejumlah bank di negara tersebut. Namun, pihak Israel hanya mencibir ulah dari Anonymous tersebut.

Dibantu dengan kelompok peretas serta peretas individu dari berbagai dunia, sampai sekarang telah ratusan website Israel berhasil dilumpuhkan. Serangan DDoS menghajar banyak situs militer, pemerintahan serta insitusi milik Israel.

Namun, serangan-serangan cyber tersebut tidak membuat Israel merasa takut, mereka malah mengatakan bahwa serangan yang terjadi tidak ada dampak serius. Pihak Israel bahkan mengatakan bahwa situs yang telah di-deface tersebut dapat dipulihkan kurang dari 10 menit saja.

Huffingston Post (19/11) melansir bahwa salah seorang peretas individu dari Pakistan mengatakan, "Kita tidak akan berhenti membombardir Israel sebelum mereka juga berhenti membunuh anak-anak dan orang-orang yang tidak bersalah di Gaza."

Walaupun Anonymous banyak mendapat kecaman serta diburu pihak berwajib atas tindakannya meretas sejumlah website penting di dunia, namun untuk urusan kali ini, banyak pihak yang pro dengannya. Bahkan banyak hacker-hacker lain dari banyak negara juga turut mensupport Anonymous dalam menyerang Israel

Ref : Merdeka.Com 20-Nov-2012
, ,   |  No comments  |  

Ini Situs-situs Israel yang Dilumpuhkan Anonymous !

Ini Situs-situs Israel yang Dilumpuhkan Anonymous !
London - Kelompok peretas internasional, Anonymous, meradang setelah pejabat Israel menyatakan akan menutup akses Internet dan semua saluran informasi dari dan menuju Gaza. "Tak ada penutupan akses Internet, kami akan mengawasi," kata juru bicara Anonymous dalam video yang diunggah ke YouTube.

Mereka kemudian mendeklarasikan perang cyber terhadap situs-situs milik Israel. Tepatnya sejak semalam, serangan telah dilakukan. Departemen Informasi Israel mengaku mendapatkan 60 juta kali serangan semalam namun semuanya gagal.

Berbeda dengan pernyataan pejabat Israel itu, harian The Dot melaporkan Anonymous berhasil menghapus database dari Bank of Jerusalem dan Kementerian Luar Negeri Israel. Selain menurunkan situs MSN Israel, mereka juga mencoret-coret halaman depan Windows.co.il.

Tak hanya itu, Anonymous juga disebut-sebut telah membocorkan data pribadi 5.000 pejabat Israel, berikut username dan password ke situs pencarian real estate. Mereka sempat mengambil alih situs militer IDF, Mastercard, dan membuat situs Bing offline.

Kelompok ini juga merilis apa yang disebut Anonymous Gaza Care Package. Paket peduli Gaza ini berisi instruksi dalam bahasa Arab dan Inggris tentang langkah yang harus diambil jika Israel menutup koneksi internet serta informasi cara menghindari pengawasan online.

Kelompok lain, Pakistani Cyber Army, telah menyatakan bergabung ke dalam operasi perang cyber terhadap Israel. Mereka mengklaim bertanggung jawab membajak sekitar dua lusin situs Israel yang terdaftar, termasuk satu milik Coca-Cola.

Salah satu anggotanya, yang mengidentifikasi diri hanya sebagai seorang muslim Pakistan, mengatakan kepada The Associated Press bahwa serangan terus dilakukan. "Kami tidak akan berhenti sampai mereka berhenti membunuh orang-orang dan anak-anak tak berdosa," katanya.

Ref : Tempo.co 20-Nov-2012
, ,   |  No comments  |  

Hacker Sedunia Serukan Perang Cyber Lawan Israel !

London - Anonymous, kelompok peretas yang disegani dan anggotanya tersebar di seluruh dunia, menyatakan “perang cyber” terhadap Israel. Langkah ini dilakukan setelah militer Israel mengancam akan memotong akses Internet di Gaza.

Kelompok ini sebelumnya mengklaim telah merusak lebih dari 650 website Israel. Israel menyangkal kerusakan, tapi mengakui adanya upaya peretasan lebih dari 60 juta kali.

Pasukan Pertahanan Israel gencar melakukan serangan udara terhadap sejumlah sasaran di Gaza, termasuk media center tempat jurnalis biasa berkumpul. Israel menyatakan akan melakukan serangan di “tiga front”—fisik, jaringan sosial, dan serangan cyber—terhadap Gaza.

Menteri Keuangan Israel, Yuval Steinitz, tadi malam menyatakan bahwa sekelompok peretas membombardir situs Israel dengan lebih dari 60 juta kali serangan. Namun ia mengatakan sebagian besar serangan gagal, dan satu-satunya situs yang diserang telah diperbaiki dan dapat diakses lagi dalam hitungan menit.

Namun Anonymous punya bukti sejumlah situs yang berhasil mereka “padamkan”. Kelompok ini menuliskan daftar lebih dari 650 situs Israel telah berhenti beroperasi atau dirusak sebagai pembalasan atas apa yang disebutnya “perlakuan biadab, brutal, dan keji terhadap orang-orang Palestina”.

Dalam rilis yang dipublikasikan secara online, kelompok itu mengatakan Israel telah "menyeberangi garis di pasir" dengan secara terbuka mengancam akan memutuskan semua fasilitas Internet dan telekomunikasi lainnya dari dan ke Gaza.

"Sama halnya dengan bagaimana diktator Mesir Mubarak menemui jalan berliku, kami Anonymous dan No One akan mengawasi (jika Israel benar-benar mematikan Internet ke Gaza)," demikian isi pernyataan itu.

Melalui tayangan YouTube, kelompok ini mengajak peretas di seluruh dunia untuk secara kolektif melakukan serangan, baik dengan meretas, mengganggu operasi, menghentikan operasi, membocorkan database, pengambilalihan admin, maupun aksi four oh four dan DSN terminate.

Ref : Tempo.co 20-Nov-2012
, ,   |  No comments  |  

Anonymous: Negara Zionis itu pengecut!

Anonymous: Negara Zionis itu pengecut!
Menurut pengakuan pihak Israel, sejak Rabu sampai Jumat, sekitar 422 roket diluncurkan ke Gaza. CNN melansir sedikitnya 19 orang meninggal dari serangan tersebut. Dunia mengecam. Hacktivist Anonymous pun berang.

Dengan sandi operasi yang dinamakan Operation Pillar of Defense, Israel meluncurkan ratusan roket beserta berondongan bom yang dijatuhkan dari pesawat terbang. Banyak negara mengecam sekaligus mengutuk tindakan Israel tersebut. Tidak hanya di dunia nyata, dunia maya pun ikut 'panas' akibat ulah tidak manusiawi Israel itu.

Sesaat setelah gempuran mematikan ke Gaza tersebut, banyak pengguna internet khususnya yang memiliki account di jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan lainnya bereaksi terhadap serangan tersebut. Tidak hanya publik umum, hacktivist sekaliber Anonymous juga merasa geram atas aksi tersebut.

Seperti yang dilansir The Register (16/11), Anonymous telah meluncurkan 'serangan balasan' berupa DDoS ke banyak website Israel serta men-deface tampilannya. Dalam account resmi Anonymous mengatakan bahwa dalam jangka waktu 3 jam setidaknya lebih dari 40 situs pemerintah Israel dan militer rontok.

Tidak hanya itu saja, dengan sandi operasi yang mereka namakan #OpsIsrael tersebut, Anynomous mengancam akan memutuskan jaringan internet dan jaringan telekomunikasi di Israel dalam jangka waktu dekat.

Uniknya, walaupun ancaman Anonymous tersebut nyata, namun sampai sekarang Israeli Defense Forces (IDF) menyatakan tidak ada serangan yang cukup berarti, hanya beberapa situs kecil saja yang berhasil diretas. Hal ini disebabkan karena pihak Israel memiliki online security yang tangguh. Tentu saja dengan dukungan berbagai pihak.

Dalam serangannya, Anonymous selalu menampilkan satu gambar hasil roket Israel yang menghajar daerah pemukiman dengan tulisan, "We Anonymous will not sit back and watch a cowardly Zionist State demolish innocent people's lives."

Anonymous juga menuliskan dalam situsnya -Anonpaste- mereka mengajak siapa saja yang ingin membantu menyerang Israel dapat mengunduh 'racikan bom' ciptaan mereka.

Ref : Merdeka.Com 16-Nov-2012
, ,   |  No comments  |  

AS Tuding Iran Lakukan Serangan Cyber

AS Tuding Iran Lakukan Serangan Cyber
Washington - Amerika Serikat meyakini bahwa Iran berada di belakang serangan cyber terhadap bank-bank dan industri minyak AS di Timur Tengah. Meskipun belum ada pernyataan resmi, mereka menyebut serangan cyber yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir sebagai "diprakarsai oleh aktor negara."

Aparat intelijen AS mengamati dan melacak serangan itu dilancarkan oleh Iran, dan seorang pejabat menyatakan dalam kondisi anonim. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut apa yang diamati. Ia mengatakan keyakinan pelakunya bekerja dengan pemerintah Iran.

"Kami sangat percaya ada hubungan antara orang-orang yang mengetik kode dan orang-orang yang menjalankan pemerintahan," menurut pejabat itu.

Kemampuan Iran ini tergolong mengejutkan. "Ini tentu adalah kasus bahwa Iran sedang mengembangkan kemampuannya di dunia maya. Kami prihatin kemampuan mereka meningkat untuk beroperasi di wilayah ini," kata seorang pejabat intelijen AS.

Menteri Pertahanan Leon Panetta juga mengemukakan adanya serangan ketika berpidato pekan lalu dan memperingatkan bahwa Amerika Serikat harus memperkuat pertahanan cyber atau berisiko mendapat serangan yang berpotensi merugikan.

Panetta menyatakan dirinya sangat khawatir tentang eskalasi serangan yang signifikan dan menyoroti virus dunia maya yang dikenal sebagai "Shamoon." Virus tersebut menginfeksi komputer perusahaan energi utama di Arab Saudi dan Qatar selama musim panas ini.

Di Arab Saudi, lebih dari 30.000 komputer terpengaruh oleh serangan dan terkena dampaknya. Panetta mengatakan serangan itu mungkin yang paling dahsyat yang pernah memukul sektor swasta.

Iran membantah terlibat dalam serangan terhadap industri minyak. Menurut laporan Press TV, sebuah kantor berita yang dikelola pemerintah, AS kini memainkan trik baru untuk berhadapan dengan Iran. "Salah satu tujuan utama dari Amerika Serikat adalah untuk membuat dirinya terlihat seperti korban," kata Mehdi Ahkavan Bahabadi, direktur Pusat Cyberspace Iran.

Laporan ini mencatat Iran sendiri telah menjadi korban serangan maya yang banyak variannya, termasuk Stuxnet, sebuah serangan cyber yang kompleks terhadap program nuklirnya. Stuxnet diduga dibuat oleh programmer Amerika dan Israel.

Ref : Tempo.co 17-Oct-2012
, ,   |  No comments  |  

Data 12 Juta Pengguna Apple Milik FBI Diretas

Data 12 Juta Pengguna Apple Milik FBI Diretas
New York - Hacker telah merilis sebuah file yang mereka katakan berisi nomor identifikasi lebih dari satu juta pengguna iPhone, iPad, dan iPod Touch keluaran Apple. Mereka mengklaim memperoleh file dengan meretas komputer Biro Investigasi Federal (FBI) AS.

Kelompok peretas, yang dikenal sebagai AntiSec - bagian dari kelompok peretas ternama Anonymous - memposting salinan dari file itu pada hari Minggu. Dalam sebuah pesan online, mereka mengaku memiliki total lebih dari 12 juta nomor identifikasi Apple dan data pribadi terkait gadget yang mereka miliki.

Mereka mengatakan memperoleh file dalam Maret itu pada Maret dengan meretas laptop FBI di New York.

Dalam pernyataannya, FBI mengakui laptop mereka pernah rusak dan data pribadi pengguna Apple di dalamnya terkena dampak. Namun mereka membantah data telah dicuri.

Perangkat pengidentifikasi unik Apple, yang dikenal sebagai Unique Device Identifiers (UDID), adalah kombinasi huruf dan angka untuk perangkat Apple. UDID tidak bernilai bagi peretas, namun jika digandengkan bersama-sama dengan data lain - nama, alamat e-mail, kode pos, tanggal lahir atau SIM, misalnya - mereka dapat digunakan untuk menyusun profil dari orang yang dapat digunakan untuk, katakanlah, menjawab pertanyaan secara online keamanan mereka. "UDID hanyalah tumpukan digit," kata Jim Fenton, petugas keamanan kepala OneID. "Hanya berfungsi ketika digabungkan dengan informasi lainnya."

Dalam pernyataan mereka, para hacker mengatakan bahwa mereka telah memperoleh file berisi "daftar 12.367.232 IOS perangkat Apple, termasuk (UDID), nama pengguna, nama perangkat, jenis perangkat, kode pos, nomor ponsel, alamat, dll."

Para hacker mengklaim telah memperoleh file dari komputer Christopher K. Stangl, anggota Tim Cyber FBI. Seorang juru bicara untuk FBI tidak segera mengomentari pelanggaran yang dilaporkan, namun para ahli keamanan mengatakan file bisa diperoleh dari mana saja.

Ref : Tempo.co 05-Sept-2012
, ,   |  No comments  |  

Lagi, Anonymous Ganyang Situs Pemerintah Australia

Lagi, Anonymous Ganyang Situs Pemerintah Australia
Sydney - Kelompok peretas internasional Anonymous mengatakan telah meretas sedikitnya 10 website pemerintah Australia. Mereka membuat situs-situs itu offline sebagai protes atas hukum privasi yang tak dindahkan negeri itu. Ini adalah yang ke sekian kalinya Anonymous membidik situs pemerintah Australia.

Lengan kelompok ini di Australia telah memperingatkan akan melanjutkan serangan terhadap situs berembel-embel "gov.au" sampai rencana untuk memaksa ISP menyimpan data pengguna dan membuatnya tetap tersedia untuk layanan keamanan dipeti-eskan.

Serangan dimulai setelah Perdana Menteri Julia Gillard menjawab pertanyaan kebijakan itu melalui webcam dalam sesi online Google+ Hangout pada hari Sabtu. Namun sejauh ini baru situs milik pemerintah negara bagian Queensland yang dimatikan.

Anonymous Australia mengatakan kepada news.com.au, situs itu secara khusus dipilih karena kelompok itu memiliki "bukti" bahwa usaha kecil dan menengah, departemen pendidikan, siswa dan rekening pribadi telah dilacak oleh pemerintah setempat.

"Pemerintah Australia berupaya menanggalkan hak Internet warganya dengan memaksa mereka menyerahkan password dan data penggunaan Internet," kata Anonymous Australia melalui e-mail.

Para Anon--julukan untuk peretas Anonymous--mengatakan serangan itu merupakan respons terhadap perubahan yang sedang dibahas oleh Komite Bersama Intelijen dan Keamanan Parlemen (PJCIS).

Perluasan keamanan yang diusulkan lembaga ini berarti segala sesuatu dari jaringan sosial untuk e-mail akan dipantau dan disimpan sampai dua tahun, dan badan intelijen akan diberikan akses ke situs seperti Facebook dan Twitter.

"Sementara kita tidak lagi tahu tentang banyak kegiatan pemerintah. Pemerintah kini memiliki sarana untuk mengumpulkan data dalam sebuah bank besar yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Anonymous Australia. "Kami berencana terus menargetkan situs gov.au sampai rencana itu ditolak parlemen."

Kelompok itu mengatakan tindakan ini juga dilakukan sebagai tanggapan atas penolakan permintaan Julian Assange akan diekstradisi sebagai warga negara Australia. Juga, pemenjaraan whistleblower Allan Kessing, mantan pejabat bea cukai di Bandara Sydney.

Anonymous juga menegaskan mereka berada di belakang serangan terhadap bank Dahabshiil di Timur Tengah, yang dituduhnya mendanai terorisme.

Ref : Tempo.co 24-Jul-2012
Advertisement