Showing posts with label United Kingdom. Show all posts
Showing posts with label United Kingdom. Show all posts
, ,   |  No comments  |  

Remaja Inggris Umur 19 Tahun Dituntut Atas Serangan Peretas

Ryan Cleary dituduh berkerjasama dengan kelompok peretas Lulz Security yang menargetkan situs-situs pemerintah dan bisnis di seluruh dunia.

Kepolisian Inggris telah menuduh seorang remaja pria berusia 19 tahun melakukan kejahatan-dunia-maya, setelah penangkapannya awal pekan ini terkait peretas-peretas internasional.

Pejabat-pejabat kepolisian mengatakan Ryan Cleary dijadwalkan hadir di pengadilan hari Kamis, untuk menghadapi lima tuduhan – termasuk meretas situs resmi Badan Kejahatan Terorganisir Inggris. Cleary ditangkap hari Senin di rumahnya di Wickford – sebuah kota di London timur.

Kelompok peretas menyerang situs internet dengan cara membanjirinya dengan lalulintas internet (foto: ilustrasi)

Polisi menuduh Cleary menyerang situs badan itu dengan membanjirinya dengan lalulintas internet – yang dikenal sebagai serangan “yang melumpuhkan situs internet”.

ryan cleary hacker
Cleary dicurigai berkerjasama dengan kelompok peretas Lulz Security yang menargetkan situs-situs pemerintah dan bisnis di seluruh dunia.

Polisi mengatakan laki-laki itu dituduh melanggar undang-undang Inggris tentang penyalahgunaan komputer.

Lulz Security adalah satu dari dua kelompok peretas digital paling aktif. Lainnya dikenal sebagai “anonymous”.

Lulz dituduh telah menyerang situs dan mencuri data swasta seperti “kata sandi dan nama log-in”, tetapi mengatakan mereka melakukan hal ini sebagai “hiburan” dan yang bersangkutan mengungkap lubang-lubang keamanan dunia maya organisasi itu.

Kelompok itu belum lama ini mengklaim lewat twitter bahwa mereka berada di balik serangan atas situs badan penangangan kejahatan polisi Inggris dan CIA, Sonny Corporation serta Senat Amerika.

Polisi Inggris bekerjasama dengan FBI untuk menangkap Cleary.  Lulz mengatakan di twitter, bahwa Cleary hanya “terlibat sedikit” dengan kegiatan kelompok itu.


[Sumber : VOA Indonesia]
, , ,   |  No comments  |  

Kristina Vladimirovna Svechinskaya - Peretas paling seksi sejagat akan dijebloskan ke penjara

Kristina Vladimirovna Svechinskaya - Peretas paling seksi sejagat akan dijebloskan ke penjara
Kristina Vladimirovna Svechinskaya dijuluki sebagai peretas paling seksi sejagat. Namun, Kristina harus siap-siap mendekam di balik jeruji besi setelah dengan berani mencuri uang dari beberapa bank di Amerika Serikat dan Inggris. Vonis terhadap perempuan 24 tahun ini akan dilakukan April mendatang.

Situs businessinsider.com melaporkan, Selasa (5/3), Kristina dan 37 orang lainnya diduga telah menggunakan rekening dan paspor palsu serta sebuah perangkat lunak Trojan untuk menguras Rp 29 miliar milik bank di Amerika dan Rp 87 miliar dari bank di Inggris. Perempuan asal Rusia itu bertanggung jawab untuk memindahkan uang yang diperoleh secara ilegal ke rekening lain.

Kristina dikabarkan memang termasuk dalam kelompok itu. Ini lantaran dia memiliki kenalan dengan para peretas dan teknisi, selain kemampuannya untuk mendapat paspor palsu.

Biro Investigasi Federal (FBI) menyebut kasus pembobolan bank dilakukan kelompok Kristina merupakan salah satu kasus kejahatan terbesar di dunia maya yang pernah mereka selidiki terkait penggunaan Trojan sebagai alat untuk mencuri kata sandi pemilik rekening. Kelompok ini menggunakan kata sandi itu untuk memindahkan uang setidaknya Rp 19 miliar per bulannya.

Penyelidik FBI tidak disebutkan namanya mengatakan kejahatan dilakukan kelompok Kristina merupakan kejahatan terorganisir dan direncanakan di negara Eropa timur. Namun, kelompok ini beraksi di Kota New York.

"Kristina diduga telah membuka lima rekening dengan menggunakan nama asli dan nama samaran dia, yakni Anastasia Opokina dan Svetlana Makarova, di Bank of America dan Wachovia," tulis penyelidik itu.

Kristina dilaporkan telah meninggalkan kehidupan serba kekurangan di Rusia. Ayahnya sudah meninggal sedangkan ibu dan neneknya tinggal di lingkungan miskin. Dia merupakan satu dari empat mahasiswa Universitas New York yang terlibat dalam aksi pencurian itu.

Pengadilan menyatakan Kristina terbukti bersalah pada 19 November 2010 lalu dan dituntut lebih dari 40 tahun penjara.

Sumber : Merdeka.com 10-Maret-2013
, , ,   |  No comments  |  

Hacker Bajak Telepon FBI-Scotland Yard

Hacker Bajak Telepon FBI-Scotland Yard

London - Peretas dari kelompok Anonymous telah menyebarkan telekonferensi tertutup antara FBI dan dinas intelijen Inggris Scotland Yard soal perincian investigasi kejahatan cyber internasional. FBI mengakuinya dan mengkonfirmasi hal itu adalah benar.

Dalam pembicaraan yang kini tersebar luas itu para penyidik terdengar membahas penyelidikan bersama  soal kejahatan dunia maya melalui pengadilan Inggris. Selain itu mereka mendiskusikan ihwal penyelidikan yang tengah dilakukan di New York, Baltimore, Los Angeles, dan Irlandia.

Juga dibicarakan tentang sejumlah nama yang telah didakwa di Inggris atas upaya peretasan website ​ dapat didengar pada siaran berbicara tentang orang bernama yang telah dibebankan di Inggris dengan hacking ke dalam website Biro Kejahatan Serius Terorganisasi (Serious Organised Crime Agency/SOCA).

Dalam diskusi yang panjang itu para penyidik Inggris terdengar membahas soal peretas berusia 15 tahun asal Inggris. Telepon berdurasi 15 menit itu telah disebarkan melalui Internet, tapi nama-nama beberapa orang yang dicari telah dikaburkan sang peretas.

Saat berita peretasan itu mulai tersiar, kelompok Anonymous mulai mengejek FBI. Menurut Guardian, mereka juga bertanya apakah mereka juga ingin tahu tentang bagaimana kelompok ini bisa terus memantau komunikasi internal biro itu.

"Kami menyadari video yang berhubungan dengan panggilan konferensi FBI yang melibatkan wakil PCeU (unit kejahatan cyber). Masalah ini kini sedang diselidiki oleh FBI," demikian pernyataan Scotland Yard. "Pada tahap ini tidak ada risiko operasional. Namun kami terus melakukan penilaian menyeluruh. Kami belum siap membahas [masalah itu] lebih lanjut."

Lembaga penegak hukum Inggris dikejutkan dengan kejahatan cyber yang dilakukan bocah belasan tahun beberapa waktu lalu. Mereka yang terlibat dalam aksi ini adalah para remaja lintas negara, yaitu dari Inggris, Irlandia, Jerman, dan Amerika Serikat.

Enam orang akan diadili di pengadilan Inggris atas tuduhan peretasan ke situs Internet milik Soca. Mereka termasuk Ryan Cleary, seorang remaja Inggris yang didakwa dengan lima pelanggaran. Cleary, 19 tahun, dari Wickford, Essex, ditangkap pada Juni tahun lalu. Penangkapannya itu terkait dengan serangkaian serangan cyber oleh kelompok yang disebut LulzSec.

Cleary dijadwalkan muncul di Pengadilan Southwark dengan terdakwa Jake Davis pada 11 Mei. Empat orang lain akan mulai diadili di pengadilan yang sama pada Maret.

Metode yang digunakan keenam remaja ini adalah dengan pendistribusian denial of service (DDoS) untuk menyerang tiga situs sasaran. Mereka juga membangun sebuah botnet, jaringan komputer yang terinfeksi yang dapat digunakan dalam jarak jauh untuk melakukan serangan langsung.

Ref : Tempo.co 05-Feb-2012
, , ,   |  1 comment  |  

Remaja Pencuri Lagu Lady Gaga Dihukum

Remaja Pencuri Lagu Lady Gaga Dihukum
Seorang peretas komputer berusia 18 tahun yang mencuri lagi dari sejumlah artis termasuk Lady Gaga dijatuhi hukuman kurungan selama 18 bulan di Jerman.

Pengadilan mendengarkan bagaimana remaja yang menyebut dirinya DJ Stolen itu mendapat uang lebih dari 15.000 euro dengan cara yang melanggar undang-undang hak cipta dan mencuri informasi pribadi sejumlah penyanyi terkenal.

Peretas itu menggunakan pesan email phishing atau mengail dan piranti lunak virus Trojan untuk mencuri lagu-lagu yang belum dirilis dan kemudian menjualnya di internet.

Tim antipembajakan di Jerman dan Inggris melihat semakin banyak jumlah lagu yang belum dirilis yang dibocorkan jauh lebih awal dari biasanya.

Dia pernah mencuri lagu arti seperti Lady Gaga, Justin Timberlake, Leona Lewis, Kesha dan Mariah Carey dari tahun 2009 hingga tahun 2010.

Remaja itu, yang di pengadilan disebut sebagai 'Deniz A' karena usianya yang masih muda, juga dinyatakan bersalah mencuri foto-foto mesum pribadi dari komputer Kesha.

Pengadilan di kota Jerman Duisburg juga mendengarkan bahwa remaja itu menulis surat permohonan maaf kepada Lady Gaga yang diterbitkan di surat kabar Jerman Daily Bild yang mengatakan:

"Lady Gaga yang baik, saya malu atas apa yang sudah saya lakukan. Saya tidak berpikir dahulu mengenai konsekuensinya."

Hakim menilai bahwa remaja itu "lebih didorong oleh keinginan untuk mendapatkan pengakuan daripada oleh niat jahat."

Pemuda itu juga diperintahkan mendapat terapi karena kecanduan internet.

Ref : Bbc.co.uk
, ,   |  No comments  |  

20 peretas Anonymous ditangkap

Polisi di AS, Inggris dan Belanda menahan lebih dari 20 orang terkait dugaan jaringan peretas 'Anonymous'.
Anonymous

Polisi di AS, Inggris dan Belanda menahan lebih dari 20 orang terkait dugaan jaringan peretas 'Anonymous'.

Mayoritas peretas yang ditangkap berada di AS, FBI menyatakan 16 orang yang ditangkap atas dugaan meretas internet.

14 diantaranya diduga sebagai pelaku penyerangan situs PayPal, yang dilakukan kelompok peretas Anonymous, kata FBI.

Sementara di Inggris, seorang remaja ditangkap di London, dan sejumlah orang lainnya ditangkap di Belanda.


Pembalasan Wikileaks

Dalam tuduhannya AS menyatakan 14 orang yang ditangkap itu diduga melakukan serangan terhadap PayPal guna membalas tindakan situs tersebut yang menghentikan rekening donasi bagi Wikileaks.

Para peretas ini ditangkap di Alabama, Arizona, California, Colorado, Washington DC, Florida, Massachusetts, Nevada, New Mexico dan Ohio, kata seorang pejabat AS dalam sebuah pernyataan.
Penyelidik meyakini kelompok Anonymous terdiri dari peretas berusia rema dan awal 20-an.

Di Inggris, Polisi menyatakan kepada BBC, seorang remaja berusia 16 tahun ditangkap di London selatan atas dugaan melanggar UU Penyalahgunaan Komputer 1990.

"Polisi Metropolitan bekerja sama dengan FBI dan rekan kami di Belanda, terkait penangkapan ini,'' kata seorang juru bicara Scotland Yard.

Selain menyerang PayPal, Anonymous juga pernah menutup situs MasterCard dan Visa Desember silam, setelah mereka membekukan rekening situs pembocor rahasia Wikileaks.

Anonymous juga mencoba menyerang situs Amazon, setelah situs ini menghapus konten Wikileaks dari salah satu server mereka, tetapi serangan itu tidak berhasil.

Kelompok peretas ini menggunakan teknik yang dikenal dengan istilah distributed denial of service (DDoS) guna menghentikan kerja jaringan situs.

DDoS menyerang sebuah situs dengan data sehingga tidak bisa merespon, mengubahnya menjadi tidak dapat di akses.

Ref : Bbc.co.uk
, ,   |  No comments  |  

Matthew Anderson, Raup Foto Bugil, Cracker Kawakan Dibui 18 Bulan

Matthew Anderson, Raup Foto Bugil, Cracker Kawakan Dibui 18 Bulan
Matthew Anderson

Memanfaatkan kepintarannya untuk berbuat jahat, seorang cracker asal Inggris dijerat 18 bulan penjara. Pria bernama Matthew Anderson ini terbukti menebar jutaan spam, mengambil alih komputer para korban, dan mengangkut data-data pribadi.

Data-data yang berhasil diraup Anderson termasuk foto-foto bugil wanita. Ia juga berhasil mengontrol webcam tanpa diketahui dan memata-matai pengguna. Bisa ditebak, ia mengincar webcam di komputer milik para gadis untuk mengetahui adegan-adegan privat.

Menurut hakim Geoffrey Rivlin, Anderson mengirim jutaan email spam dengan attachment program jahat yang disebut-sebut amat canggih. jika diklik, komputer korban bakal terinfeksi virus dan diambil alih kendalinya tanpa sepengetahuan pemilik.

Anderson melakukan semua itu di depan komputer, sambil leha leha di rumah ibunya. Profesi dia sebagai pakar sekuriti komputer senior melancarkan aksi tersebut. Boleh dibilang, dia seorang cracker handal.

Cracker kawakan berumur 33 tahun ini melakukan semua itu terutama bukan untuk uang. Meski bisa meraup untung besar, Anderson yang punya 5 anak ini 'hanya' menghasilkan 12 ribu Poundsterling dengan menjual email penting pada para pebisnis.

"Motivasinya adalah kesenangan dan kepuasan dengan melakukan intrusi masif pada kehidupan personal banyak orang, dan juga perasaan mempunyai kekuasaan," terang Rivlin, yang dikutip detikINET dari Metro, Jumat (26/11/2010).

Aksi sang cracker akhirnya terhenti di tangan polisi. Kepolisian Scotland Yard berhasil menangkapnya setelah melakukan investigasi intensif pada geng cracker tempat dia bergabung, yang bernama m00p. Tak jelas berapa jumlah korban Anderson, diperkirakan ada ribuan di seluruh dunia.

Ref : Detik.Com 
Advertisement